Politik

Mungkin mahasiswa ITB tidak pernah belajar politik melalui pendidikan formal. Namun, secara tidak langsung kita semua terlibat dalam proses belajar berpolitik di kampus. Pola ini menciptakan preferensi politik tersendiri di ITB dan menariknya adalah ITB punya cara berpolitiknya sendiri.

Unduh data | .csv | .xlsx |

Data ini untuk mengetahui pemahaman mahasiswa ITB terhadap politik. Data menunjukkan hanya 16,06% mahasiswa yang tepat menafsirkan kata "politik" (yaitu "strategi").

Dari data ini dapat diketahui sumber yang digunakan mahasiswa ITB dalam memelajari politik. Jumlah tertinggi yaitu dari sumber televisi dan/ radio, artikel online, dan forum online.

Kualitas proses pendidikan sosial dan politik di KM-ITB menurut anggotanya. Data memberikan hasil bahwa mayoritas mahasiswa merasa cukup, yaitu sebesar 55,7%.

Data ini untuk mengetahui reaksi mahasiswa ITB jika Kabinet KM-ITB melakukan aksi. Sebanyak 40,21% mahasiswa mengatakan mendukung, walau tidak ikut aksi.

Untuk mengetahui urgensi memelajari ilmu sosial-politik. Ternyata, data menunjukkan bahwa 93,30% mahasiswa ITB mengatakan perlunya memelajari ilmu sosial-politik.

Data ini untuk pemilihan metode yang nyaman, tepat, dan efektif untuk belajar ilmu politik. Data menunjukkan srbanyak 41,69% mahasiswa memilih metode yang ke-3.